info-tangsel

Literasi Keuangan UMKM Sepatan Timur, Pemisahan Aset Pribadi Dan Usaha Jadi Fokus

Selasa, 12 Mei 2026 | 12:34 WIB
Peningkatan Literasi Keuangan dan Pemisahan Aset Pribadi dengan Aset Usaha pada UMKM Kecamatan Sepatan Timur

Sepatan Timur, 10 Mei 2026 – Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan oleh mahasiswa/i Magister Akuntansi Universitas Pamulang sukses digelar dengan tema “Peningkatan Literasi Keuangan dan Pemisahan Aset Pribadi dengan Aset Usaha pada UMKM Kecamatan Sepatan Timur”.

Acara ini dihadiri oleh para pelaku UMKM, dosen pembimbing, serta pejabat setempat.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Pelaksana Demilga Maghfirah Adira, bersama anggota kelompok Novita Risnasari, Ditha Putria, dan Indah Ikhwaniyah.

Baca Juga: Gerakan edukasi keuangan, kolaborasi PKM mahasiswa unpam dan TBM cahaya sukma.

Turut hadir Ketua UMKM Kecamatan Sepatan Timur, Bapak Nurhasanudin, yang memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Sambutan juga disampaikan oleh Bu Dr. Ani Kusumaningsih, S.T., M.M. selaku dosen pembimbing, serta Bapak Miftah Shurito, SSTP., MM., Camat Sepatan Timur.

Mayoritas pelaku UMKM di wilayah ini masih menggunakan pencatatan manual dengan buku tulis. Hal tersebut membuat pengelolaan keuangan kurang efisien dan sulit untuk dianalisis. Melalui kegiatan PKM ini, tim mahasiswa memperkenalkan penggunaan Microsoft Excel dan aplikasi pencatatan sederhana sebagai solusi praktis.

Dalam sosialisasi, dijelaskan pentingnya pemisahan aset pribadi dengan aset usaha. Beberapa manfaat yang ditekankan antara lain: membantu mengetahui kondisi keuangan usaha secara jelas, menjadi dasar untuk menghitung laba rugi, memudahkan evaluasi usaha dan perencanaan modal, serta meningkatkan kepercayaan lembaga keuangan saat mengajukan kredit.

Baca Juga: PKM Dosen Unpam Dalam Rangka Membantu UMKM Membuat Laporan Keuangan Sederhana

UMKM memiliki peran yang sangat penting sebagai penggerak ekonomi lokal maupun nasional. Kontribusinya besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB).

Karena tersebar di berbagai daerah, UMKM mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Bahkan, dalam situasi krisis, UMKM terbukti menjadi tulang punggung ekonomi karena mampu bertahan dengan skala usaha kecil yang fleksibel dan adaptif.

Literasi keuangan menjadi salah satu kunci keberhasilan UMKM. Literasi ini mencakup pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku dalam mengelola keuangan.

Dengan literasi keuangan yang baik, pelaku UMKM dapat membuat keputusan finansial yang lebih bijak, menjaga keberlanjutan usaha, serta meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar.

Baca Juga: Pemkot Tangsel dan OJK Banten Perkuat Edukasi Keuangan Keluarga

Secara keseluruhan, kegiatan berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif. Para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga motivasi untuk menerapkan pencatatan keuangan yang lebih modern dan disiplin dalam memisahkan aset pribadi dengan aset usaha.

Halaman:

Tags

Terkini