info-tangsel

Pimpro Proyek Ciater Disemprot Wawalkot Tangsel, Jalan Tergenang 40 Cm Usai Hujan Deras

Rabu, 6 Mei 2026 | 09:36 WIB
Berdasarkan pantauan dan unggahan akun Threads @wargatangsel, genangan air setinggi kurang lebih 40 sentimeter terlihat menguasai Jalan Ciater Raya.

Bidiktangsel.com — Proyek pembangunan di kawasan jalan raya Ciater, Serpong, Kota Tangerang Selatan menuai sorotan publik setelah Wakil Wali Kota (Wawalkot) Tangsel menegur langsung pimpinan proyek (pimpro) terkait material tanah merah yang muncrat hingga ke badan jalan.

Kondisi tersebut dinilai memperparah genangan air saat hujan deras mengguyur wilayah itu, Selasa sore (5/5/2026).

Berdasarkan pantauan dan unggahan akun Threads @wargatangsel, genangan air setinggi kurang lebih 40 sentimeter terlihat menguasai Jalan raya Ciater.

Baca Juga: Sidak Proyek Ciater, Pilar Semprot Pimpro Soal Lumpur Timbunan Muncrat ke Jalan

Air bercampur tanah merah dari lokasi proyek membuat permukaan jalan licin dan berlumpur, sehingga menghambat arus lalu lintas.

Situasi ini berdampak langsung terhadap pengguna jalan. Sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa melambat dan bergantian melintasi genangan, menyebabkan antrean panjang di kedua arah.

“Genangan cukup tinggi, motor banyak yang nyaris mogok karena air bercampur lumpur,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

Wakil Wali Kota Tangsel disebut turun langsung ke lokasi dan menegur keras pihak pelaksana proyek. Ia menyoroti lemahnya pengelolaan material timbunan serta minimnya antisipasi terhadap dampak lingkungan, khususnya saat musim hujan.

Baca Juga: Kemnaker Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat

Menurutnya, proyek pembangunan seharusnya menerapkan standar keselamatan dan pengendalian dampak lingkungan, termasuk memastikan material tidak mencemari jalan umum serta menyediakan sistem drainase sementara yang memadai.

Lalu Lintas Tersendat

Akibat genangan tersebut, lalu lintas di Jalan Ciater Raya sempat mengalami perlambatan signifikan. Pengendara harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan yang licin dan tidak merata.

Beberapa warga sekitar mengaku kondisi ini bukan pertama kali terjadi, terutama sejak proyek mulai berjalan dan lahan terbuka tanpa pengendalian yang optimal.

 

Halaman:

Tags

Terkini