“Biasanya dalam satu minggu kami melakukan sidak ke pasar tradisional dan pasar modern untuk memastikan harga dan stok tersedia, sehingga masyarakat tidak panik ketika membutuhkan bahan pokok,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pilar juga menegaskan komitmen Pemkot Tangerang Selatan dalam menindak tegas kasus pelanggaran hukum, termasuk dugaan pelecehan seksual yang sempat menjadi perhatian publik beberapa waktu lalu.
Ia mengatakan pemerintah kota telah mengambil langkah administratif terhadap oknum aparatur sipil negara (ASN) yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
“Pak Wali Kota langsung meminta agar dilakukan proses pemecatan. Alhamdulillah proses penindakan dari Badan Kepegawaian sudah dilakukan, meskipun secara administrasi masih berjalan karena yang bersangkutan merupakan PNS dan prosesnya sampai ke pusat,” ungkapnya.
Terkait proses hukum, Pilar menegaskan pihaknya menghormati langkah aparat penegak hukum yang sedang menangani perkara tersebut.
Baca Juga: SMPN 20 Tangsel Berbenah, Bukti Pemkot Prioritaskan Sekolah Berkualitas
“Kami serahkan proses hukum kepada aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah Kota Tangerang Selatan sangat tegas, tidak memberikan ruang bagi pelaku pelecehan seksual dan harus mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegasnya.
Kunjungan Wakil Menteri Perdagangan ke Pasar Ciputat diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
(***)