Baca Juga: Pakar Keuangan: Generasi Milenial Lebih Sadar Tabungan Darurat Sejak Krisis Ekonomi 2008
Ia menegaskan tidak ada kegiatan yang keluar dari rencana tahunan dan mekanisme pengawasan.
Meski demikian, pengamat olahraga lokal menilai gelombang pengunduran diri ini bisa memicu efek domino bila tidak segera diatasi.
Kekosongan empat posisi strategis dinilai berpotensi menghambat koordinasi lintas bidang, terutama dalam menghadapi Porprov 2026 yang membutuhkan soliditas penuh di tingkat organisasi.
Di sisi lain, para cabang olahraga (cabor) diminta tidak terpengaruh dengan dinamika di internal KONI.
Baca Juga: JP Morgan Prediksi Pasar Saham RI Bangkit di Semester II 2025, Konsumsi Domestik Jadi Motor Utama
Fokus pembinaan atlet menjadi prioritas utama agar target juara umum di Porprov tetap dapat diraih.
Kisruh internal KONI Tangsel periode 2022–2025 kini menjadi ujian kepemimpinan Hamka Handaru menjelang akhir masa jabatannya.
Publik olahraga Tangsel menanti, apakah kepengurusan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus menyiapkan atlet menghadapi Porprov 2026 yang tinggal setahun lagi.
(***)