Baca Juga: UMKM Tangsel Raup 85 Persen Target Penjualan, Kadin Apresiasi Semangat Pelaku Usaha
Pada kesempatan tersebut, Benyamin turut memaparkan komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Ia menyebutkan saat ini pemerintah daerah telah memfasilitasi sekitar 5.000 anak melalui program bantuan pendidikan dan beasiswa.
"Kita sudah memfasilitasi 5.000 anak yang mendapatkan beasiswa dan bantuan pendidikan. Ke depan saya ingin mengembangkan pendidikan informal seperti homeschooling bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa memperoleh pendidikan yang layak," jelasnya.
Menurut Benyamin, konsep pendidikan informal yang lebih fleksibel dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang terkendala akses pendidikan formal, tanpa harus terikat pada fasilitas ruang kelas yang konvensional.
Ia menambahkan pemerintah daerah tengah menyiapkan kebutuhan guru serta regulasi pendukung agar program tersebut dapat direalisasikan secara bertahap.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Kota Tangerang Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat hijrah, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas akses pendidikan, serta mendorong masyarakat yang cerdas, modern, religius, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta era digital.
(***)
Artikel Terkait
IIES 2026 dan INDOMAEX 2026 Resmi Dibuka di ICE BSD, Indonesia Bidik Penguatan Perdagangan Global dan Transformasi Industri
Kadin Tangsel Angkat Produk UMKM ke Panggung Internasional pada Pembukaan IIES 2026 dan INDOMAEX 2026
Pelaku Penusukan Ibu Yani di Pondok Pucung Dipastikan Tidak Alami Gangguan Jiwa, Proses Hukum Berlanjut
Keresahan Warga Tangerang Selatan Soal Biaya Pemakaman: Memahami Retribusi, Regulasi, dan Semangat Pelayanan Publik
Festival Piala Presiden U-10 dan U-12 Bergulir di Stadion Benteng Reborn, 68 Tim Sepak Bola Usia Dini Se-Banten Berebut Tiket Nasional