Bidiktangsel.com – Aksi warga Paguyuban Perumahan dan Kuliner RW 23 Pamulang Permai I mewarnai lobi Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Senin (2/3/2026).
Mereka menolak rencana pemberlakuan parkir berbayar di kawasan tersebut yang disebut melibatkan Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan bersama pihak pemenang lelang.
Aksi berlangsung tertib dengan membawa spanduk dan poster berisi penolakan terhadap kebijakan parkir berbayar.
Baca Juga: Pemuda Muhammadiyah Tangsel Dikukuhkan, Siap Kolaborasi Bangun Kota Tangerang Selatan
Warga menilai kebijakan itu memberatkan pelaku usaha kuliner dan masyarakat sekitar yang selama ini memanfaatkan area tersebut sebagai fasilitas lingkungan.
Ketua Paguyuban Warga RW 23 Pamulang Permai I, Gus Amos Sugianto, dalam orasinya meminta Wali Kota atau perwakilannya hadir langsung untuk berdialog dengan warga.
“Kami tidak menolak penataan. Tapi jangan sampai kebijakan ini merugikan warga dan pelaku UMKM yang sudah lama berusaha di sini,” ujar Gus Amos di hadapan massa aksi.
Ia menegaskan, area yang direncanakan menjadi parkir berbayar selama ini merupakan ruang penunjang aktivitas warga dan sentra kuliner lokal.
“Kalau dijadikan parkir berbayar tanpa musyawarah, dampaknya akan langsung terasa. Pembeli bisa berkurang, pedagang kecil yang paling terdampak,” katanya.
Sejumlah warga juga menyampaikan keberatan serupa. Salah satu pelaku usaha kuliner menyebut kebijakan tersebut berpotensi menurunkan omzet.
Baca Juga: Menu MBG SDN 02 Jombang Diprotes, Wali Murid Nilai Kurang Mengenyangkan
“Pembeli kami kebanyakan warga sekitar. Kalau harus bayar parkir setiap datang, mereka bisa berpikir dua kali untuk mampir,” ungkap seorang pedagang.
Warga lainnya menyoroti transparansi proses lelang dan dasar hukum kebijakan tersebut.
Artikel Terkait
Viral Dugaan Pelecehan di KRL Jakarta Kota-Bogor, Korban Sebut Pelaku Terang-terangan Akui Perbuatannya
Cerita Guru Honorer di NTT, Ungkap Terima Gaji Rp223.000 dan Nebeng Truk saat Berangkat Sekolah
ABK Fandi Dituntut Hukuman Mati Kasus Penyelundupan Sabu 2 Ton, Keluarga Langsung Mengadu ke Komisi III DPR RI
SMSI Tangsel Bagikan 75 Takjil untuk Ojol, Rajut Kekompakan di Bulan Penuh Berkah
Wagub Dimyati: Ramadan Jadi Bulan Kepedulian Sosial