Serpong, bidiktangsel.com — Kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang siswi SMK Waskito, Kota Tangerang Selatan, memicu keprihatinan luas publik setelah dilaporkan ke Polres Tangsel namun tidak menunjukkan kemajuan berarti.
Keluarga korban menyatakan kecewa dengan lambannya proses hukum, menyebut pelaku hingga kini belum ditahan meski bukti dan kesaksian dianggap kuat.
Baca Juga: Pembangunan GSG Tak Berizin Masih Berproses, DCKTR Kota Tangsel Tegaskan Komitmen Pengawasan
Orang tua korban, yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan putrinya, menyampaikan kekecewaannya dalam sebuah wawancara khusus, Sabtu (2/8/2025).
Ia menegaskan bahwa perjuangan hukum ini bukan hanya untuk anaknya semata, tapi demi keadilan bagi seluruh anak yang pernah mengalami kekerasan seksual.
“Bukti percakapan masih ada. Kesaksian anak saya sangat jelas. Kami melapor resmi tapi hingga kini pelaku belum ditahan,” ujarnya penuh haru.
Baca Juga: Pembangunan GSG Tak Berizin Masih Menyisakan Polemik, Pemkot Tangsel Tegaskan Pengawasan Ketat
Menurut dia, laporan yang sudah disampaikan secara resmi ke pihak kepolisian seharusnya mendapat perhatian serius dan respons cepat.
Namun kenyataannya, ia merasa aparat penegak hukum seolah mengabaikan penderitaan korban dan keluarganya.
“Tidak ada perlindungan, tidak ada empati, tidak ada proses hukum yang berjalan. Tolonglah anak saya. Kami hanya ingin keadilan, bukan balas dendam,” tegasnya.
Minimnya Respons Polres Tangsel Disorot Pakar Hukum
Kasus pelecehan seksual terhadap anak ini pun menyita perhatian kalangan akademisi dan pakar hukum.
Fajar Trio, pengamat hukum pidana dari Universitas Nasional Jakarta, menilai lambannya penanganan kasus oleh kepolisian dapat menimbulkan tafsir pelanggaran etik institusi.
Artikel Terkait
63.847 KPM di Kabupaten Serang Terima Bantuan Pangan Beras: Komitmen Pemerintah Jaga Daya Beli Masyarakat
Bocah 9 Tahun Tenggelam di Danau Galian Legok, Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Intensif
Setelah 6 Bulan Terhenti, Bantuan Beras Kembali Disalurkan: 18 Ribu Keluarga di Tangsel Terima 20 Kg dari Bulog
Langgar Jam Operasional, Wakil Wali Kota Pilar Tindak Tegas Truk Tonase Besar yang Masih Melintas di Tangsel
Wabup Najib Hamas Bangun Komitmen Bersama Stop Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak