Ciputat, bidiktangsel.com – Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan melalui Puskesmas Keranggan mengeluarkan himbauan terkait meningkatnya kasus cacar air (Varicella) dan gondongan (Mumps) di SMPN 8 Tangsel.
Laporan resmi menyebutkan bahwa kasus pertama terdeteksi pada Jumat, 11 Oktober 2024.
Hingga kini, jumlah siswa yang terinfeksi terus bertambah, dengan total 101 siswa dari kelas 7 hingga 9 terkonfirmasi positif.
Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa kasus terbanyak ditemukan di kelas 7 dengan 29 siswa yang terinfeksi, disusul kelas 8 dengan 34 siswa, dan kelas 9 dengan 38 siswa.
Meskipun Protokol Kesehatan (Prokes) sudah diterapkan, pihak Puskesmas menyoroti sulitnya pelaksanaan prokes secara optimal di lingkungan sekolah.
Langkah-Langkah Pencegahan yang disarankan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangsel adalah :
1. Penerapan Protokol Kesehatan: Sekolah diwajibkan memperketat pelaksanaan prokes seperti menjaga jarak, menghindari kontak fisik, menyediakan fasilitas cuci tangan, serta mewajibkan penggunaan masker.
Baca Juga: Aneka Masakan Sayuran dari Daun Kaktus Hadir di Changqingshu
2. Sterilisasi Rutin: Setiap ruang kelas harus disterilisasi menggunakan cairan disinfektan setiap hari untuk meminimalisir penyebaran virus.
3. Pembatasan Masuk Sekolah: Siswa yang mengalami gejala demam, ruam, atau bengkak pada bagian leher diwajibkan untuk tidak masuk sekolah selama 14 hari sejak gejala pertama muncul.
4. Pantauan dan Laporan Kesehatan: Sekolah diwajibkan melaporkan siswa yang absen karena sakit kepada Puskesmas, serta mempertimbangkan pembelajaran daring jika kasus terus meningkat.
Baca Juga: Pajak Banten Gelar Forum Konsultasi Publik dan Apresiasi Stakeholder
Dinas Kesehatan berharap upaya ini dapat mencegah penyebaran lebih lanjut dan memutus rantai penularan di lingkungan sekolah.