Penghargaan Sekolah Adiwiyata: Pilar Saga Ichsan Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter Peduli Lingkungan di Tangerang Selatan

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 22:37 WIB
Pembinaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.
Pembinaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.

Pamulang, bidiktangsel.com - Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, menekankan bahwa penghargaan Sekolah Adiwiyata bukan hanya sekadar simbol prestasi akademik, melainkan juga merupakan indikator penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.

Hal ini disampaikan dalam acara Pembinaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional di SMAN 6 Tangsel pada Kamis, 15 Agustus 2024.

Baca Juga: Wali Kota Tangsel Kukuhkan 50 Pelajar Sebagai Paskibraka 2024: Siapkan Generasi Penerus Berjiwa Patriotisme

Pilar menyatakan bahwa program Adiwiyata memiliki peran strategis dalam menciptakan pelajar yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa Adiwiyata adalah gerakan nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan pada anak-anak kita. Mereka tidak hanya belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga pentingnya menjaga bumi,” ungkapnya.

Pilar menjelaskan bahwa tujuan utama dari program Adiwiyata adalah membangun karakter pelajar yang cerdas dan kritis terhadap isu-isu lingkungan.

Ia berharap kesadaran ini terus berkembang dan menjadi bagian integral dari budaya sekolah-sekolah di Tangerang Selatan.

Baca Juga: PWI Pusat Bekukan Kepengurusan PWI Riau, Dheni Kurnia Ditunjuk sebagai Plt Ketua

“Program Adiwiyata menjembatani kebutuhan pendidikan lingkungan yang belum banyak diperhatikan oleh institusi pendidikan saat ini. Ini tentang mencetak kader muda yang unggul secara akademis sekaligus memiliki kepedulian terhadap alam,” tambah Pilar.

Lebih lanjut, Pilar menekankan pentingnya membangun kemampuan “science of crisis” di kalangan pelajar—yaitu kemampuan untuk memahami dan merespons isu-isu lingkungan yang sedang terjadi.

Menurutnya, kesadaran ini harus dimulai sejak dini agar generasi mendatang dapat aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Adiwiyata mengajarkan bahwa kecerdasan akademik saja tidak cukup. Anak-anak perlu menjadi pribadi yang adaptif dan kritis terhadap tantangan lingkungan. Ini adalah bekal penting untuk masa depan mereka, apapun profesi yang mereka pilih,” jelas Pilar.

Baca Juga: Kasus Mafia Tanah: Pria Lansia 82 Tahun Siap Laporkan Dugaan Pemalsuan Girik ke Menteri ATR BPN AHY

Tangerang Selatan berharap bahwa melalui program Adiwiyata, generasi muda tidak hanya akan mencapai prestasi akademik yang tinggi tetapi juga menjadi pelindung dan penjaga lingkungan yang efektif.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Radi Iswan

Sumber: Diskominfo Kota Tangsel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X