Ciputat, bidiktangsel.com - Pasar Ciputat, yang telah beroperasi sejak 2020, kini menghadapi sejumlah masalah pengelolaan yang meresahkan para pedagang.
Bunda Yuli Sarlis, Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat, mengungkapkan berbagai permasalahan yang dialami oleh pedagang dalam sebuah wawancara eksklusif.
Menurut Bunda Yuli, salah satu masalah utama adalah pelanggaran aturan pengelolaan pasar.
"Kami pedagang di sini hanya mencari nafkah, bukan untuk menguasai pasar. Namun, ada pedagang di luar yang memperjualbelikan jalanan secara ilegal," ujarnya.
Hal ini menimbulkan persaingan yang tidak sehat dan mengurangi pendapatan pedagang yang berjualan di dalam pasar.
Bunda Yuli juga menyoroti adanya oknum yang memperjualbelikan lapak secara ilegal, baik di dalam maupun di luar pasar.
"Ada oknum yang memperjualbelikan lapak milik pemerintah, yang seharusnya tidak diperjualbelikan," jelasnya.
Baca Juga: Pedagang Pasar Ciputat Ancam Demo Pemkot Tangsel, Diduga Ada Jual Beli Lapak
Meskipun Bunda Yuli tidak menyebut nama, ia mengindikasikan bahwa beberapa oknum tersebut mungkin terkait dengan manajemen pasar.
Sampai saat ini, upaya Bunda Yuli dan perkumpulan pedagang untuk bertemu dengan pihak berwenang belum membuahkan hasil.
"Kami sudah mengirim surat audiensi kepada Kadis sejak 3 Juni, tetapi belum ada tanggapan sampai sekarang," kata Bunda Yuli.
Dia menambahkan bahwa perkumpulan pedagang siap untuk datang kapan saja demi mendapatkan kejelasan.
Artikel Terkait
Ngobrol Santai Bareng Gerakan Koperasi Menuju Kemajuan Ekonomi
Kota Tangerang Bangun Lima Ruas Jalan Baru untuk Tingkatkan Aksesibilitas Warga
Kota Tangerang Punya Gedung Seni Budaya! Wadah Bagi Kreativitas dan Pelestarian Budaya
Menjelajahi Taman Cecantelan: Ruang Terbuka Hijau yang Nyaman di Kota Serang
Agus Harimurti Yudhoyono Tegaskan Pentingnya Tindakan Preventif Melawan Mafia Tanah di Jambi