#Kuliner - Klappertaart ialah salah satu jajanan Indonesia yang cukup memiliki nama, panganan khas Manado ini ada tak lain karena pengaruh dari orang Belanda pada saat jaman penjajahan dulu.
Klappertaart dikenal sebagai kue khas Manado dengan bahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, mentega dan telur.
Sekarang, Klappertaart ada di Kota Tangerang Selatan.....!
Sudahkah Anda mencobanya.....?
Alexandra Klappertaart, usaha ini dimulai sejak akhir tahun 2015 yang lalu, sebelum usaha klappertaart Sandra selaku owner sudah mulai dengan aneka kue, karena ingin membangun brand, akhirnya fokus mengembangkan satu produk andalan, degan harapan yang lain bisa menyusul.
Nama alexandra berasal dari gabungan nama keluarga yaitu Andry, Sandra dan Alexander (anak 4th).
Launching pertama Alexandra Klappertaart pada reuni akbar SMAN 1 Medan yang diadakan di Ecopark Convention Center Ancol.
Sambutannya cukup bagus dan menghasilkan beberapa repeat order dari peserta reuni.
Setelah itu mulai mengikuti bazaar di perkantoran swasta dan pemerintahan Jakarta, serta menerima pesanan.
Bergabung dengan Kopi Tangsel awal tahun 2016 melalui Kak Lia, pada awal memulai usaha, Sandra melakukan test product kepada tetangga dan teman-teman kantor suaminya.
Klappertaart dipilih sebagai produk andalan karema merupakan kuliner tradisional dessert khas Manado, daerah asal Sandra.
Merupakan modifikasi custard dari Belanda. Pengaruh kebudayaan Belanda di Manado sangat besar, baik dalam bahasa, kultur maupun makanan.
Klappertaart terdiri dari 2 kata bahasa Belanda yaitu klapper dan taart, artinya tart kelapa.
Resep aslinya berasal dari custard asal Belanda dan diadaptasi dengan lingkungan Sulawesi Utara yang kaya dengan kelapa sehingga ditambahkanlah kelapa dan namanya menjadi klappertaart.