Dampaknya bahkan besar, memberi nilai tambah bagi kota itu sendiri. Ia bahkan bisa menggerakkan ekonomi, menumbuh-kan rasa bangga, sampai membuka lapangan kerja.
Saya kira, tentang UMKM dan produk khas Tangsel, visi inilah yang harus kita miliki bersama. Berkreasilah sebaik mungkin, perkenalkan produk itu sebaik mungkin, sisanya adalah tentang kerja keras dan kolaborasi. Pemerintah, pelaku UMKM, masyarakat, public figure, media, dan siapapun harus bekerjasama membangun cerita untuk kotanya sendiri.
Saya ingin mulai memberi contoh kecil. Saya ingin memperkenalkan Bang Djay dan bir peletoknya ke circle yang lebih luas. Cobalah minuman khas Tangsel ini. Kemudian ceritakan, buat orang tahu bahwa ini produk yang bisa kita banggakan bersama.
Bagi teman-teman yang tinggal di BSD, saya memesan 50 botol minuman ini ke Bang Djay. Saya akan simpan di Father & Son Barberspace, silakan teman-teman mencobanya gratis. Syaratnya, beri komentar tentang bir pletok ini dan unggah di media sosial Anda, Facebook atau Instagram. Beri tagar #BirPletokTangsel
Bagi teman-teman yang tinggal di Ciputat, saya juga sediakan 50 botol gratis di sana. Silakan datang ke kafe Ruang Tengah di Jl. RE Martadinata. Syaratnya sama seperti di atas.
Mari kita coba. Ceritakan ini pada dunia.
Salam baik.
FAHD PAHDEPIE