Kota Tangerang, bidiktangsel.com - Berkunjung ke Klenteng Boen Tek Bio di Sukasari, Kota Tangerang, tak lengkap rasanya tanpa mencicipi Es Buntin.
Kuliner legendaris ini telah ada sejak abad ke-17, jauh sebelum Kota Tangerang menjadi pusat kuliner.
Hanya berjarak lima meter dari klenteng, Es Buntin menawarkan kesegaran yang tak terlupakan.
Gerai sederhana ini dikelola oleh pasangan keturunan Tionghoa, Lim Bun Tin dan sang istri.
Baca Juga: Sensasi Kuliner Kaki Lima Istimewa di Pecel Lele Oma
Racikan Es Buntin terbilang sederhana. Es serut dicetak menjulang tinggi, mirip kakigori khas Jepang, dan disiram dengan berbagai sirup pilihan.
Harganya pun bersahabat, mulai dari Rp 12.000 hingga Rp 30.000 untuk es durian.
Es campur dan es buah menjadi menu favorit di sini. Bun Tin tak pelit dalam memberikan topping, seperti alpukat, kelapa, cincau, pacar cina, cendol, dan jelly.
Keunikan Es Buntin terletak pada menu es campur dengan nama unik, seperti es putsal (putri salju) dan es bumi hangus.
Es putsal menghadirkan sensasi serba putih dengan isian lychee, kelapa, nata de coco, buah atep, dan jelly putih.
Baca Juga: Pj Wali Kota Tinjau Lahan Relokasi Pedagang Pasar Anyar, Target Siap 29 Februari
Sementara, es bumi hangus menawarkan sensasi serba hitam dengan isian plum, kurma, cincau, dan jelly hitam.
Buka dari pagi hingga sore hari, Es Buntin menjadi pilihan tepat untuk melepas dahaga di Kota Tangerang.
Rasanya yang segar dan harganya yang terjangkau menjadikan Es Buntin sebagai kuliner wajib dicoba bagi para pecinta kuliner legendaris. (***)