banten-raya

Dinkes Kabupaten Serang Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu untuk Tekan Stunting dan AKI/AKB

Senin, 28 April 2025 | 19:49 WIB

Baca Juga: Saatnya Wartawan Punya Rumah dan Tidak Dirumahkan

2018: 24,09%, 2019: 20,38%, 2020: 12,66%, 2021: 10,66%, 2022: 8,69%, 2023: 5,66% dan 2024: 3,35%.

Sementara itu, data dari Survei Status Gizi Balita Indonesia dan Survei Kesehatan Indonesia (SSGI/SKI) juga memperlihatkan penurunan prevalensi stunting dari 39,43% pada 2019 menjadi 23,9% pada 2023. Data untuk tahun 2024 masih menunggu konfirmasi dari Pemerintah Pusat.

Tidak hanya di aspek stunting, angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Serang juga mengalami perbaikan signifikan. Berdasarkan catatan Dinkes Kabupaten Serang:

Baca Juga: Apkasi Gelar Talk Show Hari Otonomi Daerah ke-29: Evaluasi 25 Tahun Desentralisasi dan Tantangannya

Angka Kematian Ibu (AKI): 2022: 54 kasus, 2023: 34 kasus, 2024 (hingga Oktober): 21 kasus.

Angka Kematian Bayi (AKB): 2023: 200 kasus dan 2024: 106 kasus.

Penurunan ini menjadi bukti konkret efektivitas berbagai intervensi kesehatan yang dijalankan Dinkes Kabupaten Serang bersama seluruh elemen masyarakat.

Dalam menghadapi tantangan kesehatan masyarakat yang terus berkembang, Dinkes Kabupaten Serang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas kader Posyandu dan TPG.

Baca Juga: Pemkot Tangsel Tata Pasar Ciputat Bertahap, Pilar Saga Ingin Sulap Jadi Malioboro Mini

Diharapkan, kader-kader ini menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing, mendorong pola hidup sehat, mendeteksi dini masalah gizi, serta mengedukasi masyarakat luas.

"Kami yakin, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan kader di lapangan, target Indonesia Emas 2045 bukan sekadar cita-cita, tapi suatu keniscayaan," pungkas Enik Ukmawati.

Melalui langkah konkret seperti pelatihan kader ini, Kabupaten Serang tidak hanya berupaya menekan angka stunting dan kematian ibu-bayi, tetapi juga berinvestasi dalam menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif. (***)

Halaman:

Tags

Terkini