Baca Juga: Batasi Study Tour Siswa, Pemkot Tangsel Fokus Destinasi dalam Provinsi
"Kami berharap kegiatan ini dapat membantu menstabilkan atau bahkan menurunkan harga pangan di pasaran," tambahnya.
Kegiatan ini bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti Badan Pangan Nasional (BPN), PT Wilmar, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), Bulog Sub Divre Serang, PT Phokpan, Kontak Tani Nelayan Andalan Indonesia (KTNA), serta kelompok tani (poktan).
Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, dengan selisih mencapai 10 hingga 20 persen.
Baca Juga: BKKBN Ajak Masyarakat Rencanakan Keluarga Sejahtera Melalui Pelayanan KB Serentak di Pasar Ciputat
Berikut daftar harga beberapa bahan pokok dalam kegiatan ini:
- Beras premium: Rp73.000 per 5 kg
- Beras merah: Rp16.000 per kg
- Beras hitam: Rp20.000 per kg
- Beras medium: Rp12.500 per kg
- Bawang merah: Rp35.000 per kg
- Cabai rawit hijau: Rp40.000 per kg
- Cabai merah keriting: Rp45.000 per kg
- Cabai rawit merah: Rp90.000 per kg
- Daging ayam: Rp34.000 per kg
- Minyak goreng merek Kita: Rp15.500 per liter
- Telur ayam: Rp55.000 per 33 butir
- Tepung terigu: Rp12.000 per kg
- Gula pasir: Rp17.500 per kg
- Tomat: Rp6.000 per kg
Selain itu, tersedia pula aneka sayur dan buah-buahan dengan harga terjangkau.
Mumun mengungkapkan bahwa Gerakan Pangan Murah akan kembali digelar pada 3 Maret 2025, dengan menghadirkan daging kerbau melalui kerja sama dengan perusahaan BUMN.
Baca Juga: Stok Pangan Jelang Ramadan di Tangsel Aman, Pemkot Pantau Stabilitas Harga
"Kami berharap pada pertengahan bulan puasa nanti, kegiatan serupa bisa kembali diadakan untuk membantu masyarakat," ujarnya.
Dari pantauan di lokasi, puluhan warga tampak antusias berbelanja meskipun sosialisasi mengenai kegiatan ini masih terbatas.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap kali ada lonjakan harga atau menjelang HBKN, kami akan mengadakan Gerakan Pangan Murah seperti ini," pungkasnya.
(***)