Jakarta, bidiktangsel.com - Kabupaten Serang, Banten, memanfaatkan Apkasi Otonomi Expo 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) untuk memamerkan potensi produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pariwisatanya.
Dipimpin oleh Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), stand Kabupaten Serang menghadirkan berbagai produk UMKM unggulan, mulai dari tas, batik dengan 12 motif khas, hingga kuliner dengan kemasan terbaik dan izin edar yang lengkap.
Baca Juga: Revitalisasi Pasar Kutabumi: Menuju Pasar Tradisional yang Nyaman di Era Modern
Lebih dari sekadar penjualan, partisipasi di Apkasi Otonomi Expo 2024 ini menargetkan untuk menarik minat investor asing dan meningkatkan peluang ekspor produk UMKM Kabupaten Serang.
"Harapannya, dengan promosi ini, investor akan melihat peluang investasi yang besar di Kabupaten Serang," ujar Sekretaris Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang, Shinta Asfilian Harjani.
Shinta menjelaskan bahwa Kabupaten Serang memiliki dua kawasan industri besar, yaitu Kawasan Industri Cikande di Serang Timur dan PT Wilmar Group di Serang Barat.
Selain itu, Serang juga memiliki potensi besar di sektor pariwisata, dengan desa-desa wisata dan destinasi baru yang sedang berkembang.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Tangerang Tertibkan Bangunan Sarang Burung Walet Ilegal di Teluknaga
Kabupaten Serang ingin menunjukkan bahwa mereka memiliki lebih dari sekadar wisata darat.
"Kami juga punya pegunungan, laut, dan sumber daya alam yang luas, serta makanan yang lezat," ungkap Shinta.
Upaya Kabupaten Serang membuahkan hasil, dengan investor dari Pakistan yang tertarik dengan produk UMKM, terutama hasil laut.
Dua UMKM Serang juga telah diberangkatkan untuk mengikuti program benchmarking, menandakan komitmen untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
"Target utama kami bukan hanya menjual produk, tetapi menarik investor untuk melihat keunggulan produk UMKM Serang dan menanamkan modal," tegas Shinta.