"Ke depan, kami akan mencoba mengembangkan aspek sumber daya alam. Jika bahan baku belum bisa dijadikan produk fungsional, kita bisa meningkatkan kualitas materialnya terlebih dahulu," ujarnya.
Sekretaris Diskoumperindag Kabupaten Serang, Shinta Asfilian Harjani, mengatakan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 20 orang dari 29 kecamatan.
Pelatihan ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat dalam industri kreatif, khususnya kerajinan keramik.
Baca Juga: Meningkatkan Kapasitas Aparatur Desa Melalui Bimtek Pemanfaatan Website dan Layanan Desa Digital
"Keramik bukan hanya produk, tetapi juga karya seni dengan nilai estetika dan ekonomi tinggi. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta dapat mengembangkan kemampuan dan pengetahuan dalam membuat keramik berkualitas," tutur Shinta.
Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan baru tentang potensi pasar dan strategi pemasaran produk keramik, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang. (***)