"Kebutuhan biaya sekolah menantu banget. Anak saya kan masalahnya juga ada yang sekolah di swasta," tutupnya.
Sementara Aliman (41) mengaku rela berdagang lantaran pasca dirinya dirumahkan salah satu perusahaan berterimakasih atas penyelenggaraan PPP Cup 2022.
"Beberapa bulan ini hanya bekerja serabutan. Karena ada PPP CUP saya mencari perutnya di sini. Dibantu anak dan istrinya membuka dagang untuk penonton yang butuh air mineral, kopi, dan sejumlah kue," tukasnya.
Dia menurutkan, kalau bisa digelar waktu tertentu dia mengaku tidak keberatan lantaran manfaatnya untuk hiburan warga.
Apalagi kata Aliman banyak juga warga yang berdagang. Dan pertandingan hingga final berlangsung berjalan kondusif.
Sementara menurut Riyanto Ketua DPC PPP Kota Tangerang, turnamen yang digelar kurang lebih selama 2 bulan ini telah banyak membantu masyarakat setempat.
Dirinya menambahkan, dampak pandemi Covid -19 tentu meninggalkan persolan psikis dan ekonomi.
Sebagai partai politik sejatinya ada kewajiban menumbuhkan gelora dan semangat baru. Apalagi partai berlambang Ka'bah ini, sesuai dengan taglinenya yakni merawat persatuan dengan pembangunan.