olahraga

8 Pemain Keturunan Eropa Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Target Piala Dunia 2030 Jadi Sorotan

Senin, 19 Oktober 2026 | 11:58 WIB
Timnas Indonesia merayakan momen pertandingan di hadapan pendukungnya. (Foto: Instagram/@timnasindonesia)

Baca Juga: Napoleon Bonaparte Dimakamkan Hari Ini di TMP Cikeas, Ini Rekam Jejaknya di Polri

“John Herdman ini memang adalah pelatih yang melihat jauh ke depan karena ketika saya interview dia yang dia katakan bahwa sebetulnya main goal... untuk membawa timnas kita lolos ke Piala Dunia 2030,” ungkap Bung Binder.

Target tersebut menempatkan pembangunan skuad sebagai salah satu aspek penting yang perlu dipersiapkan secara berkelanjutan. Kedalaman pemain, konsistensi performa, dan efektivitas strategi menjadi faktor yang dapat memengaruhi perjalanan Timnas Indonesia dalam menghadapi kompetisi internasional.

Namun, penambahan pemain keturunan saja tidak otomatis menjamin tercapainya target tersebut. Proses pembinaan, kesinambungan program tim nasional, serta kesiapan pemain menghadapi persaingan juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang.

Peluang di Piala Asia Bergantung pada Hasil Pertandingan

Bung Binder juga menilai Timnas Indonesia memiliki peluang melewati fase grup Piala Asia. Ia menyebut kemenangan atas salah satu dari dua lawan, yakni Thailand atau Qatar, sebagai skenario yang dapat membuka jalan bagi Indonesia.

Baca Juga: Kerusuhan Prancis Memanas, 1.200 Orang Ditangkap dan 150 Polisi Terluka

“Saya bisa mengatakan sekarang kita punya peluang yang besar untuk lolos asalkan kita bisa menang salah satu melawan Thailand atau Qatar,” ujarnya.

Meski begitu, peluang lolos tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan satu skenario pertandingan. Posisi akhir di klasemen juga bergantung pada hasil laga lainnya serta ketentuan kompetisi yang berlaku.

Dengan demikian, wacana penambahan pemain keturunan dan target Piala Dunia 2030 masih menjadi bagian dari pembahasan mengenai arah pengembangan Timnas Indonesia. Kepastian mengenai calon pemain baru, termasuk kemungkinan proses naturalisasi, tetap menunggu informasi resmi dari PSSI.

Publik kini perlu membedakan antara analisis pengamat, perkiraan mengenai calon pemain, dan keputusan resmi federasi agar perkembangan Timnas Indonesia dapat diikuti berdasarkan informasi yang terverifikasi.

(***)

Halaman:

Tags

Terkini