Maarten Paes Buka Rahasia Taktik China Jelang Duel Penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026

photo author
Radi Iswan, Bidik Tangsel
- Minggu, 4 Mei 2025 | 11:47 WIB
Pemain Timnas Indonesia saat berlaga kontra China di putaran pertama Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia.  (Dok. PSSI)
Pemain Timnas Indonesia saat berlaga kontra China di putaran pertama Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026 Zona Asia. (Dok. PSSI)

Bidiktangsel.com – Jelang laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia melawan China pada 5 Juni 2025 mendatang, Timnas Indonesia bersiap dengan kewaspadaan tinggi.

Laga yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno itu menjadi momen penting bagi Garuda untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Dalam konteks ini, kiper naturalisasi Maarten Paes angkat bicara soal kekuatan lawan yang sempat mengalahkan Indonesia dengan skor tipis 2-1 di pertemuan pertama di Qingdao Stadium, Oktober 2024 lalu.

Baca Juga: Maarten Paes Sesali Kartu Kuning karena Ulur Waktu, Absen Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Meski dipastikan absen dalam laga kali ini, Paes tetap berkontribusi dalam mempersiapkan tim.

Dalam wawancaranya bersama kanal YouTube The Haye Way, ia membongkar sejumlah aspek permainan China yang menurutnya harus diwaspadai para penggawa Merah Putih.

“Saya pikir, mereka (pemain China) sangat terorganisir saat bertahan. Mereka menerapkan blok rendah yang sulit dieksploitasi,” ujar Paes.

Kiper kelahiran Belanda itu menyoroti rapatnya lini belakang China yang menyulitkan lawan untuk menciptakan peluang terbuka.

Baca Juga: Kebebasan Pers di Titik Kritis: PWI Serukan Negara Hadir Aktif Pulihkan Ekosistem Media

Struktur pertahanan tersebut, menurut Paes, akan menguji kesabaran dan kreativitas para pemain depan Indonesia yang kemungkinan akan dikomandoi Rafael Struick dan Marselino Ferdinan.

Tidak hanya solid dalam bertahan, Paes juga memperingatkan bahwa China memiliki keunggulan dalam situasi bola mati serta transisi menyerang.

“Mereka berbahaya saat bola mati dan juga saat transisi,” tambahnya.

Statistik pertemuan terakhir memperkuat pernyataan Paes. Dua gol China saat menjamu Indonesia sebelumnya berasal dari skema cepat dan satu set-piece yang gagal diantisipasi pertahanan Garuda.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Radi Iswan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X