Bangka Belitung, bidiktangsel.com - Selepas ba'da Ashar bertempat di rumah dinas Erzaldi Roaman Djohan Gubernur Ptovinsi Kep. Bangka Belitung berlangsung acara taa'ruf, silahturahmi yang dihadiri oleh Kyai Ma'ruf Amin Wapres RI dan para Rektor Perguruan Tinggi, ulama dari MUI, ormas Islam, utusan dari Pondok Pesantren, Rabu (26/02-2020).
Di pertemuan itu juga diadakan jamuan makan sore dengan hidangan berbagai masakan khas Bangka Belitung yaitu lempah kuning daging daun muda kedondong dan masakan lainnya.
Dalam sambutannya di acara tersebut Wapres juga menekankan Nahnu muslimuun wa nahnu Indunisiyyun (kami seorang muslim dan kami masyarakat Indonesia)
Karenanya, gerakan keumatan jangan dikesankan seperti sedang berperang, berhadap-hadapan dengan musuh, apalagi jika diiringi dengan doa-doa perang. Kongres ini, jelasnya punya tujuan mulia dan peran strategis dalam rangka mencari makharij wathaniyah (solusi kebangsaan) dan makharij Islamiyah (solusi keislaman).
“Peran kita bukan merebut kekuasaan, tetapi bagaimana dapat memperbesar partisipasi. Sehingga peran itu akan disumonggokan atau diberikan kepada kita secara sukarela,” tuturnya.
Banyak tokoh Islam yang berperan di RI namun bukan representasi umat. Muslim di Indonesia besar jumlahnya namun kecil perannya. Harapan Wapres RI kedepannya setiap kaum muslim bisa bergaung Nasional dan Internasional.
Harapan kedepannya Indonesia menjadi Produsen Halal terbesar dunia bukan hanya konsumen halal terbesar dunia. Industri Halal Indonesia belum masuk 10 rangking terbesar dunia padahal Indonesia adalah negara muslim. Brasilia dan Australia yang notabene bukan negara muslim sudah masuk rangking industri halal terbesar dunia. Baik dalam produk makanan, Industri Keuangan Halal, Pasar Modal, Asuransi, Sukuk Social Fund, wakaf Sukuk.