nasional

Novita Tandry psikolog "Dengarkan Anakmu dengan Hati dan jadi Teladan"

Rabu, 29 Januari 2020 | 20:16 WIB

Kemarin hari Senin, 27 Januari 2020 ditemukan sesosok remaja puteri depresi yang berniat mengakhiri hidupnya di daerah Cipete untung segera terselamatkan oleh warga yang melihat dan mencegah niatan tersebut dengan membawanya ke Puskesmas terdekat.

Mengutip wawancara Psikolog Novita Tandry di Metro TV tanggal 24 Januari 2020 :

Diwawancara pagi tadi di @metrotv acara @spimetrotv tentang alm. ananda N, siswi SMPN 147 yang bunuh diri loncat dari lantai 4 sekolahnya 😞

70% anak remaja yang dikirim orangtuanya untuk konseling dengan saya mengeluh ingin mengakhiri hidupnya. Kaget?

Kata mereka : Untuk apa hidup? Kalau nanti toh semua orang juga pasti mati! Mati sekarang aja. Malah keren mati muda dan gak usah cape-cape sekolah, les bimbel dan lain-lain terus dari hari Senin sampai Minggu (yess! Literally 7 hari seminggu) dimarahin terus, ditakut-takutin terus, mati aja ach!

Ternyata tidak mudah jadi Psikolog Anak & Remaja di Generasi Alpha ini selain sebagai pendengar mereka harus cerdas luar biasa karena pengetahuan mereka luas sekali tapi ironisnya ketahanan diri yang rendah dibandingkan generasi sebelumnya.

Jadi bukan melulu karena perundungan yang bahasa kerennya, bullying! Tapi karena orangtuanya tidak 'hadir' dalam kehidupannya, hanya bisa menuntut supaya anak mengerjakan yang mereka inginkan tapi tidak diberikan contoh dengan menggunakan akal budinya untuk berpikir!

Ajarkan anak dengan contoh apa itu Self Control : bisa membedakan yang benar dan salah (wisdom), tangguh dan punya ketahanan diri, punya mental yang kuat, bukan dilayani terus, diikuti maunya terus yang penting nilainya bagus!
Spoiled parents akan menjadikan spoiled children yang manipulatif, mediocre, demanding, tantrums tanpa akhir, sulit menerima tekanan, mudah stres, mudah menyerah, suka mengeluh dan maunya instant alias cepat jadi! Dan kalau ketemu masalah, sederhana, bunuh diri!

Halaman:

Tags

Terkini