nasional

Sosialisasi Piala Presiden Kompetisi Nasional Media untuk Jurnalis

Kamis, 5 September 2019 | 19:17 WIB

Sementara itu Bagir Manan menekankan perlunya mendorong seluruh kebijakan negara yang berorientasi pada kesejahteraan publik. "Mengelola perbedaan menjadi fungsi persatuan, ini sangat penting," ujar Bagir.

Dalam pemaparannya, Primus bicara tentang bagaimana kondisi ekonomi global, perkembangan teknologi dan pengaruhnya bagi Indonesia.

Pada bagian akhir, Imam Wahyudi menegaskan kembali tentang roh jurnalisme di era banjir informasi. "Proses verifikasi sangat penting, ini yang membedakan antara jurnalis profesional dengan yang abal-abal," ujar anggota Dewan Pers Periode 2013 - 2019.

Dalam sesi tanggapan, sejumlah jurnalis memberikan masukan terkait tema-tema lomba dalam kaitannya dengan kondisi daerah setempat. "Sektor pariwisata di Sulut meningkat dengan kehadiran ribuan turis asing dari Tiongkok. Tapi kemudian bagaimana itu mempengaruhi sektor ekonomi," ungkap Idham Malewa dari Harian Manado.

Idham juga menyentil soal kehidupan bangsa yang plural sebagai satu kekayaan yang harus dirawat.

Sedangkan sejumlah wartawan lainnya seperti Jerry Polohon, Raden Suratman, Hilda Margareta, dan Guido Merung, selain bicara tentang pariwisata dan ekonomi serta pendidikan di Sulawesi Utara, juga membahas tentang tekhnis lomba Piala Presiden.

Sesi paling akhir merupakan tanggapan dan closing statement dari 4 pemantik diskusi. (*YI)

Halaman:

Terkini