nasional

Diskusi Millenial, Membaca Kondisi Masyarakat Pandeglang, Kaum Muda Ujung Qulon Tombak Kemajuan

Senin, 22 Juli 2019 | 08:36 WIB

Sementara itu, Muhamad Adhiya Muzakki selaku ketua DPW Garda Empat Pilar (GELAR Nusantara) Banten menuturkan pada saat ini terlihat bahwa seluruh sikap mental mengalami degradasi di Indonesia, termasuk sikap mental bertanggung jawab. Beberapa orang yang pada mulanya kelihatan sangat potensial dan bertanggung jawab, ternyata menjadi pelempar tanggung jawab, terangnya.

"Ada suatu bahaya bahwa masyarakat Indonesia akan menjadi society of responsibility shifters. Karena itu dari kalangan muda di samping orang tua, harus tampil beberapa orang yang berani melawan arus dan menegakan suatu masyarakat yang bertanggung jawab, ujarnya.

Selanjutnya, memang kaum muda minim pengalaman, pemuda tidak menawarkan masa lalu, namun menawarkan masa depan, "Kami apresiasi penuh diskusi ini dalam rangka membangunan narasi untuk Pandeglang ke depannya mau di bawa kemana agar keluar dari zona ketertinggalan maka kaum muda harus terlibat langsung bersama masyarakat sebagai pionir pembaharu, katanya.

Sementara itu, Ahmad Mulyadi selaku narasumber diskusi memaparkan membaca kondisi sosial masyarakat harus dimulai kesadaran kaum muda dalam terlibat langsung bersama masyarakat, jika melihat daerah Pandeglang yang letak geografisnya agraris maka harus menyesuaikan dengan kondisi itu sesuai dengan apa yang dibutuhkan jangan memaksakan menjadi daerah lain, katanya.

"Membangun sumber daya manusia melalui kaum muda ini sangat penting dalam pembinaan dan pemberdayaan suatu daerah agar terciptanya kemajuan daerah seperti penanaman mental leadership yang nantinya menjadi bekal kaum muda dalam menjadi pemimpin masa depan, Ujar Mulyadi sapaan akrabnya yang sekaligus spesialis geopolitik internasional.

Menurutnya, ruang-ruang aktualisasi kaum muda pemerintah harus membuka selebar - lebarnya dalam regenasi kepemimpinan di masa yang akan datang, maka idelisme dan loyalitas tinggi harus dimiliki kaum muda dalam mengawal pembangunan dan kemajuan daerahnya, tutupnya. (Robi Ahdiyat).

Halaman:

Terkini