Baca Juga: Bedah Rumah Tangsel 2026 Tuntas, 329 Hunian Tak Layak Disulap Jadi Lebih Aman
Prabowo kemudian mengaitkan semangat para pendiri NU dengan cita-cita besar agar Indonesia mampu bangkit, maju, dan memiliki kedudukan yang sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia.
Baginya, kebangkitan Indonesia harus bermuara pada terbentuknya bangsa yang terhormat.
Sementara itu, ukuran kehormatan sebuah bangsa, menurut Prabowo, tidak hanya ditentukan oleh kekuatan, tetapi juga kemampuan menghadirkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat.
Muktamar NU Bahas Arah Organisasi
Muktamar ke-35 NU di Jombang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026.
Baca Juga: Kejutan BRI di Taiwan: Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun Merantau
Forum tersebut menjadi ruang permusyawaratan bagi pengurus dan peserta NU dari berbagai daerah untuk membahas arah organisasi serta sejumlah agenda strategis yang akan menentukan perjalanan NU ke depan.
Pembukaan Muktamar oleh Presiden Prabowo juga menjadi momentum yang memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap posisi dan kontribusi Nahdlatul Ulama dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Dengan sejarah panjangnya, NU tidak hanya memiliki peran dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga mempunyai catatan penting dalam perjuangan kebangsaan dan pembangunan Indonesia.
(***)