Baca Juga: Pemkot Tangsel Pastikan THR ASN Dibayar Penuh, Ini Besarannya
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memilih berdasarkan faktor emosional semata, tetapi mempertimbangkan visi dan program kerja kandidat.
"Jangan memilih hanya karena suka atau tidak suka. Pikirkanlah dengan matang karena pemimpin yang terpilih akan menentukan arah Kabupaten Serang lima tahun ke depan," tambahnya.
Menanggapi pernyataan Bupati Serang, Ketua Panwascam Gunung Sari, Ahmad Rifai Ismaya, menyampaikan bahwa PSU harus berlangsung dengan adil dan transparan. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengulangi kesalahan yang menyebabkan PSU harus dilaksanakan.
Baca Juga: Dugaan Kolusi dalam Pengelolaan Lahan Parkir di Tangsel, Dishub Tangsel Didesak Transparan
"PSU ini terjadi karena adanya pelanggaran, baik yang dilakukan oleh masyarakat maupun pihak lain. Jangan sampai kesalahan yang sama terulang kembali," ujarnya.
Ahmad Rifai juga menegaskan bahwa ajakan Bupati Serang bukan untuk mengarahkan pemilih pada calon tertentu, melainkan untuk memastikan masyarakat menggunakan hak pilihnya.
"Tidak ada ajakan untuk memilih pasangan calon tertentu. Pesan Bupati adalah agar masyarakat datang ke TPS pada 19 April dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak," pungkasnya.
Baca Juga: Stadion Mini Ciputat Terbengkalai: Kumuh, Jadi Tempat Parkir Liar dan Pembuangan Sampah
Dengan adanya PSU ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Serang semakin sadar akan pentingnya demokrasi yang jujur dan adil, serta ikut berkontribusi dalam menentukan pemimpin yang terbaik untuk daerah mereka. (***)