TANGERANG — Direktorat Jenderal Pajak (DJP) membongkar dugaan pengemplangan pajak yang melibatkan tiga Wajib Pajak badan di sektor industri baja yang beroperasi di wilayah Tangerang, Banten.
Ketiga perusahaan tersebut diduga secara sengaja menyampaikan laporan pajak yang tidak benar selama periode 2016 hingga 2019, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp583,36 miliar.
Baca Juga: Gelapkan Inventaris Kantor, Karyawan Apparel di Tangerang Divonis 2 Tahun Penjara
Disidik DJP, Tiga Perusahaan Terafiliasi
Berdasarkan keterangan resmi DJP, tiga Wajib Pajak yang tengah disidik masing-masing adalah PT PSI, PT PSM, dan PT VPM.
Ketiganya memiliki hubungan afiliasi, baik melalui kesamaan pengurus maupun pemegang saham, sehingga memperkuat dugaan adanya skema pelanggaran pajak yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis.
Penyidikan dilakukan oleh Kantor Wilayah DJP Banten setelah hasil analisis data dan pengembangan perkara menemukan indikasi kuat pelanggaran Pasal 39 ayat (1) huruf d Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Baca Juga: Polres Tangsel Bongkar Peredaran Obat Keras dan Sabu, Ribuan Jiwa Terselamatkan
Modus Manipulasi PPN
Dalam penyidikan sementara, aparat DJP menemukan sejumlah modus operandi yang diduga digunakan untuk menghindari kewajiban Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Di antaranya, penggunaan rekening pribadi karyawan, pengurus, maupun pemegang saham untuk menyembunyikan omzet penjualan yang sebenarnya.
Selain itu, perusahaan juga diduga tidak melaporkan identitas pemasok yang sebenarnya dalam pelaporan pajak, serta memanipulasi dokumen penawaran barang, baik dengan maupun tanpa pencantuman PPN, guna menghindari pemungutan pajak yang seharusnya disetorkan ke negara.
Artikel Terkait
Update Pencarian Hari ke-12 usai Longsor di Cisarua: 88 Kantong Jenazah Ditemukan, 66 Bodypack Teridentifikasi
Sempat Viral karena Terseret Arus Deras di Jalanan Kota, Pelajar SMK di Tegal Ditemukan Meninggal Dunia
Tak Bisa Lewat karena Jalan Penuh Mobil Tamu, Viral Sopir Ambulans Dimaki Panitia Hajatan di Cilegon
Peringati Hari Kanker Sedunia, Halodoc Buka Akses Layanan Cegah Kanker Sejak Dini
Cerita Polisi di Kediri Buka Terapi Energi Alam Secara Gratis bagi Warga Setempat, Konsisten Sejak 8 Tahun Lalu