Gedung tua tak berpenghuni, dalam kondisi atap rusak dan ditumbuhi aneka perdu.
Tampak satu pria setengah baya yang tinggal disebelah bangunan itu yaitu Sulaiman menyapu membersihkan halaman setiap pagi dari daun-daun maupun sampah pohon.
Ada wacana dari komunitas warga pemerhati sejarah, dan Balai Pelestarian Cagar Budaya mengusulkan dua gedung kuno untuk direhab sehingga dapat dijadikan objek kunjungan wisata, ujar Sulaiman.
Sulaiman adalah salah satu putera karyawan PTPN VIII yang sedari kecil memang sudah sangat akrab dengan lingkungan sekitar.
Jika kita melihat bangunan gedung tua pasti akan timbul pertanyaan di benak. Bagaimana sejarah awal berdiri bangunan itu, siapa pemiliknya, siapa yang pernah menghuni, tahun berapa berdiri, termasuk mitos atau misterinya.
Kelengkapan data itu yang perlu ditelusur sehingga melengkapi bangunan kuno jika akan dijadikan cagar budaya.
Sejarah panjang sebuah tempat tentunya menjadi bagian tidak terpisahkan dalam perjalanan tempat tersebut.
Kenangan masa lalu tentang perjalanan sebuah tempat menjadi hal yang sangat menarik untuk ditelusuri di masa kini.