Hal tersebut dilakukan Rita, karena kepeduliannya serta suami yang merupakan pengajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Bantul, Yogyakarta yang memikirikan bagaimana masa depan anak-anak tersebut setelah mereka menyelesaikansekolahnya.
Rita dan suamipun mendirikan usaha tersebut yang dapat memberikan kesempatananak-anak difabel berkarya di usahanya. Saat ini, Rita mempekerjakan 10 karyawan, dimana 4diantaranya adalah karyawan tuna rungu dan tuna grahita.
Dalam memasarkan produk, Rita tidak hanya memasarkan produk di toko offline-nya di Gedongkiwo, Yogyakarta. Rita juga mengoptimalkan media online untuk memperluas pasarnya.
Hal tersebut dilakukan Rita sesuai dengan ilmu yang didapatnya setelah mengikuti kegiatan Pelatihan Digital Marketing, Branding dan Optimaliasi Pemasaran melalui Marketplace yang diselenggarakanoleh YDBA.
Saat ini Rita juga tengah mengikuti program pendampingan dari YDBA dalam mengoptimalkan website untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produksinya melaluiwebsite tersebut.
Selain fokus dalam pemasaran digital, ke depan Rita juga akan terus memberikan kesempatan kepada karyawan difabelnya untuk membuat produk mulai dari desain hingga pengerjaannya.
UD Dian Bersaudaramerupakan UMKM Manufaktur binaan YDBA yang didirikan sejak tahun 1992. Usaha keluarga yang saat ini digawangi oleh 4 bersaudara, yaitu Eko Rahardjo, Wahyu Purnomo,Danang Siswanto dan Dian Arif Setiawan ini berlokasi di Jalan Karangpoh, Karanganom, KabupatenKlaten, Jawa Tengah.
Saat ini usaha yang telah berjalan selama 30 tahun tersebut memproduksi berbagai produk, antaralain alat pertanian, seperti cangkul, arit dan kapak, alat rumah tangga seperti berbagai jenis rak,cetakan roaster dan sebagainya.UD Dian Bersaudara merupakan salah satu UMKM Manufaktur binaan YDBA di Klaten yang aktifmengikuti program pembinaan.