Ciputat, bidiktangsel.com - Kota Tangerang Selatan rupanya belum memiliki makanan khasnya sendiri. Berbagai jenis makanan yang diolah dan dijual oleh UMKM selama ini merupakan makanan khas dari daerah diluar Tangsel.
Hal itu diungkapkan Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam diskusi pengembangan usaha mikro sektor kuliner yang digelar Dinas Koperasi dan UMKM, Rabu (17/11).
Menurut Benyamin, sektor kuliner menjadi salah satu penggerak ekomi yang harus dimanfaatkan potensinya. Oleh sebab itu sangat di sayangkan jika bisnis kuliner ini tidak mengikutsertakan makanan khas Tangsel.
"Bisnis kuliner ini tidak ada duanya. Karena urusannya sama perut. Tinggal bagaimana kita bisa mengelolanya. Jadi kedepan kita harus mendetailkan lagi bisnis kuliner kita," ujarnya.
Benyamin bercerita, karena ketiadaan makanan khas Tangsel, dirinya sempat kebingungan ketika hendak memberi oleh-oleh tamu dari luar daerah yang berkunjung ke Puspemkot Tangsel.
Menurutnya, sebagai kota jasa dan perdagangan Pemkot Tangsel berkepentingan mengenalkan makanan khas Tangsel ke seluruh daerah di Indonesia.
"Kita sering dikunjungi tamu dari luar daerah, kadang saya bingung mau kasih oleh-oleh apa? Nah, mumpung belum ada makanan khas Tangsel, ayo kita sama-sama mencari makanan khas Tangsel," jelasnya.