olahraga

Maarten Paes Sesali Kartu Kuning karena Ulur Waktu, Absen Lawan China di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Minggu, 4 Mei 2025 | 11:35 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes. (Dok. PSSI)

Bidiktangsel.com — Kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, dipastikan absen dalam laga penting kontra China pada babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar pada 5 Juni 2025 mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh sang pemain dalam wawancara eksklusif di kanal YouTube The Haye Way, yang tayang pada Minggu, 4 Mei 2025.

Absennya penjaga gawang yang kini memperkuat FC Dallas di Major League Soccer (MLS) tersebut bukan karena cedera, melainkan akumulasi kartu kuning yang ia terima selama fase kualifikasi.

Baca Juga: Kebebasan Pers di Titik Kritis: PWI Serukan Negara Hadir Aktif Pulihkan Ekosistem Media

Salah satu kartu kuning yang menjadi sorotan terjadi saat debutnya melawan Arab Saudi, di mana Paes diganjar peringatan karena mengulur waktu dalam upaya menjaga ritme pertandingan.

Penyesalan atas Kartu Kuning yang Tidak Perlu

Dalam wawancara tersebut, Maarten Paes mengungkapkan penyesalannya atas keputusan taktis yang justru berdampak negatif pada kelangsungan kariernya di ajang internasional.

“Saya tahu betul aturan AFC, dua kartu kuning berarti sanksi larangan bermain satu pertandingan. Tapi saya tidak menyangka akan berdampak sebesar ini,” ujar Paes.

Baca Juga: Golkar Banten Solid! Andika Hazrumy Resmi Pimpin DPD Lewat Musda Ke IV

Kartu kuning yang ia terima saat melawan Arab Saudi terjadi dalam situasi genting, ketika Timnas Indonesia tengah berjuang keras menahan gempuran lawan.

Paes mengaku tindakannya mengulur waktu dilakukan demi kepentingan tim, namun ia kini menyadari bahwa hal tersebut harus dibayar mahal.

“Kami sedang mencoba mempertahankan momentum, dan saat itu terasa sangat penting untuk mengulur waktu. Tapi sekarang saya menyesalinya,” ucap kiper kelahiran Belanda berdarah Indonesia itu.

Baca Juga: Seba Baduy 2025: Warisan Budaya yang Menginspirasi Keteladanan dalam Menjaga Alam dan Adat

 

Halaman:

Tags

Terkini