nasional

Kembali Menggeliat Film Nasional Indonesia, Hasil Rakornas ke-I Terbentuk Tim Ad Hoc KFT

Jumat, 16 Desember 2022 | 15:47 WIB

Lebih khusus lagi bertujuan adalah peningkatkan SDM dalam Pengembangan Kompetensi dan Profesionalisme yang berdaya saing dalam Menghadapi era Teknologi Digital Film. ( Dan dari program kegiatan yang dicanangkan tersebut adalah dalam rangka meningkatkan kwalitas SDM karyawan film dan televisi Indonesia menuju sertifikasi kompetensi profesi creator film KFT ).

-

Sebagaimana yang dikatakan Oleh Koodinator Tim Ad Hoc Karsono Hadi, karena perkembangan Industri perfilman di dunia maupun Indonesia dalam memproduksi karya film dari era analog hingga perkembangan teknologi film digital saat ini membutuhkan SDM yang mampu memahami proses kreativitas berkarya di dalam membuat konsep film secara keseluruhan dan mekanisme workflow.

"Sehingga nantinya mereka yang terlibat sebagai pekerja film memiliki kemampuan untuk berdaya saing serta dapat bekerja secara profesionalisme dan bertanggung jawab, memiliki pengetahuan (knowledge), memiliki ketrampilan (skill) dan memiliki sikap kerja (attitude) serta berdampak positif bagi kemajuan perfilman Indonesia," tegas Karsono Hadi yang juga selaku Pengurus Litbang PO KFT berprofesi selaku Sutradara.

Terkait Ekosistem Perfilman Indonesia yang di susun dan dipaparkan oleh Ketua Umum KFT Indonesia Gunawan Paggaru memberikan informasi berbagai hal dan regulasi perfilman Indonesia berikut pencapaiannya baik Peningkatan SDM, Peluang kerja dan Kesejahteraan insan Film. Sedangkan terkait Dana Indonesiana yang dikeluarkan pemerintah melalui pagu anggaran tahun 2023.

"Bantuan anggaran dari pemerintah ( kementrian Dikbud) melalui DanaIndonesiana untuk pembinaan dan pengembangan SDM anggota KFT Indonesia melalui pagu anggaran tahun 2023 sampai di bulan Juli 2023 (satu semester)," papar Ketum KFT Gunawan Paggaru.

Penulis dan Editor : EDWARD. AN.
( Pengurus Divisi Penyutradaraan KFT/ Litbang ).

Halaman:

Tags

Terkini