Pengalaman dengan Nakes yang jatuh saat bertugas lantaran dehidrasi, kelelahan, menghadapi banyak kematian, serta situasi saat seorang perawat harus mengurus 3-4 pasien di ICU, membuat Yoga mengakui bahwa apresiasi memang harus diberikan kepada para Nakes tersebut.
Relawan juga dapat berperan menyampai kan pesan pentingnyaprokes.
“Dan relawan dapat berperan sebagai agen untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa COVID-19 memang betul ada,” tuturnya.
Dokter sekaligus influencer, Clarin Hayes yang juga bertugas di Wisma Atlet pada masa awal pandemi 2020 mengaku bersyukur belum pernah dinyatakan terpapar virus tersebut.
Hal ini, menurutnya, juga karena didukung upaya proteksi kesehatan yang optimal.
“Prokes sudah pasti. Pulang ke rumah langsung mandi, baju segera dicuci, jaga nutrisi seimbang, selalu menyempatkan olahraga, minum vitamin, memperbanyak asupan buah,” ujarnya.
Kekhawatiran tertular sudah pasti ada, namun ia memilih untuk berpikir positif dan meyakini bahwa setiap perbuatan dan niat baik pasti akan mendapatkan perlindungan dari Tuhan.
Ia menekankan bahwa Nakes betul-betul berjuang ekstra diantara merawat pasien dan menjaga kesehatannya sendiri. Karena itu, ia sangat menyayangkan bila ada warga yang kurang patuh aturan serta protokol kesehatan.