nasional

Apresiasi Perjuangan Pahlawan Kesehatan, Masyarakat Diminta Patuhi Prokes

Rabu, 10 November 2021 | 21:27 WIB

Terkait bagaimana Nakes mambangun motivasi dan dedikasi merawat pasien, Harif menuturkan, “Tenaga kesehatan dididik dengan nilai yang sama, yaitu nilai altruistik yang ditanamkan sejak dini. Mementingkan orang lain daripada kepentingan kelompok/individu, bahkan keluarga sendiri.”

Dengan nilai tersebut, walaupun tidak mengenal pasien, Nakes punya kewajiban kemanusiaan merawat pasien dengan sungguh-sungguh, terutama pada saat pandemi yang sangat membutuhkan tenaga kesehatan.

Mengingat perjuangan dan ketulusan Nakes dalam melayani pasien, Harif berpesan kepada masyarakat, harus bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi yang belum diketahui kapan usai. Perilaku harus diubah supaya tetap punya kesadaran untuk hidup sehat, dimulai dari penerapan 3M, yang bila betul-betul diimplementasikan, dapat melindungi kita dari COVID-19.

Situasi pandemi di tanah air memang telah membaik, ditandai dengan berkurangnya angka kasus di tanah air. Hal tersebut juga terlihat di RSDC Wisma Atlet, Jakarta.

Relawan RSDC Wisma Atlet/ Ketua DPK PPNI Wisma Atlet, Yogaditya Riza Aswar menyebutkan, saat ini Wisma Atlet sudah tidak lagi padat, namun petugas tetap diminta selalu bersiap menghadapi setiap kemungkinan.

Selain itu, kegiatan di Wisma Atlet juga masih aktif, di mana Nakes didukung untuk mendapatkan pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi.

Terkait pengalamannya bertugas di masa lonjakan kasus, Yoga menuturkan bahwa karena pasien tinggal dalam waktu lama, kadang perawat tidak hanya bertindak sebagai perawat kesehatan, melainkan juga harus dapat menjalankan layanan lain seperti mencukur rambut.

Halaman:

Tags

Terkini