Menurut Azis Syamsuddin, masih banyak Ipah-Ipah yang lain. Gambaran pengabdian yang sejatinya tidak pernah menuntut apa yang didapat untuk dirinya apalagi keluarga.
Keteguhan itulah menjadi simbol sebuah perjuangan yang patut mendapatkan apresiasi.
”Lalu apresiasi apa yang layak untuk Ipah dan guru-guru di sana? tidak lain adalah perhatian kita. Perhatian bangsa ini,” ucap Azis Syamsuddin.
Wakil Rakyat dari Dapil II Lampung juga mengucapkan terima kasih, kepada guru yang begitu gigih mendatangi rumah siswa, berdiskusi dengan orang tua hanya untuk membantu proses belajar.
”Keterbatas bagi mereka (guru di daerah, red) bukan penghalang. Semua menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan,” pungkas Azis Syamsuddin. (ful/scio)